Kamis, 14 Januari 2016

Jarak

Share it Please
http://b2.img.mobypicture.com/d2a01d89babd0093dab170a8f16999e1_view.jpg

Eliza, kau tak pernah tau.
Miliaran jarak yang kau ciptakan untukku,
Semakin menyatukanku dengan rindu.
Pulanglah ke hatiku.
Rindu itu merong-rong kerontang,
Mengelu-elukan namamu tiada kurang.
Pada setiap kepaknya, sekian sajak tumbuh.
Serupa kembang mawar,
:durinya menusuk jiwaku berungkali.

Aduh Eliza!
Mengapakah dulu, kau menulis cinta pada batu.
Dan, kau lemparkan padaku
Saat ini aku dilemparkan ke rindu setiap waktu.
Dari tubuhku. darah-darah mengalir tanpa luka,
dari mataku, dari hidungku, yang pernah kau cium itu.

Eliza, apakah tak ada perjumpaan kedua
Barangkali ada sisa ciuman yang mengajakmu
Duduk berdua di beranda, menatap jarak yang menyejarah

Yogyakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar