Rabu, 20 Januari 2016

Puisi Gadis Botol Untuk F a (I)

Share it Please
http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/photonews/2013/02/16/152633/640x320/20130216114700-para-wanita-pelaku-kriminal-dipamerkan-dalam-lukisan-001-iqbal-s-nugroho.jpg
Fa,
Aku memanggilmu, di kafe itu
Hanya ingin menulis puisi
dan merasakan harum surga dari hatimu
Kuseduh wajahmu bersama ruap kopi
Dalam botol dan gelas yang setengah kosong

Fa,
Imaji akan kelopak malam denganmu
Membubung langit  sebagai cakrawala
Menyihir waktu lahir kembali
Dari alismu yang runcing
Puisi menusuk-nusuk belaka tulang rusuk
Dan menjadikanmu sajak dari abjad yang suci

Di kafe itu
Di antara orang-orang
Yang menyudahi cakap dalam senyap
Aku termagu, memandangmu bak dalam botol
Senyum merekah dari bibirmu
Deru napas mendesak
membawa khayalku ke relung jiwa

Kau tahu, Fa?
Hanya darimu kutemukan sajak paling puisi
Bahkan seribu tahun lagi
Wajahmu tetap sajak yang kutulis
Seperti katamu
Dengan puisi telah kurayu gadis-gadis

Setelah pertemuan ini, kita tak akan berpisah lagi, bukan?
Sebab, wajahmu bersemayam dalam hati

Yogyakarta 15 Januari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar